Rabu, 08 September 2021

KESIAPAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MEMANFAATKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH

 

Peran Teknologi Informasi komunikasi  (TIK) saat ini sudah tidak dapat dihindarkan lagi untuk dapat mendukung operasional layanan sistem berbasis TIK secara optimal. Untuk itu dituntut keberadaan SDM yang berkualitas, yang dapat memenuhi kualifikasi sesuai kebutuhan pemanfaatan TIK. Di era saat ini, bidang Teknologi Informasi komunikasi (TIK) bukanlah suatu bidang baru. SDM yg dapat terserap pada bidang ini pun tidak sedikit. Secara nasional maupun internasional, definisi baku mengenai apa dan siapa SDM TIK, belum ditemukan. Merujuk pada beberapa sumber, definisi SDM TIK adalah individu yg memiliki karakteristik berikut:

- Manusia yg bekerja di suatu lingkungan organisasi/perusahaan.

- Menggunakan potensi fisik dan psikis yg dimilikinya secara maksimal utk pencapaian tujuan organisasi/perusahaan tsb.

-Potensi yg dimaksud adalah kemampuan menangani bidang sistem komputer dan telekomunikasi.

-Pendidikan di dapat dari SLTA atau perguruan tinggi khusus di bidang sistem komputer dan telekomunikasi.

-Pendidikan atau pengalaman juga bisa di dapat dari lingkup pekerjaannya selama menangani bidang pekerjaan tersebut.

Pada Pendidikan Luar Sekolah sendiri, yang menjadi Sumber Daya Manusianya yaitu kita sebagai lulusan PLS dan menjadi tenaga pendidik PLS harus siap dalam memanfaatkan TIK dalam pelaksanaan program PLS tersebut. Sebagai tenaga pendidik dalam pendidikan luar sekolah tentunya harus siap dan mampu memanfaatkan TIK sebagai salah satu media pembelajaran masyarakat. Misalnya Pembelajaran Kejar Paket C berbasis ICT Produk daripada program Pembelajaran Paket C berbasis ICT yaitu Aplikasi Pembelajaran Paket C Berbasis Web. peserta didik hanya mendaftar melalui internet dan tak perlu datang secara langsung ke penyelenggara. Pembelajaran juga melalui internet dan seluruh modul-modul dapat didownload. Untuk menguji tingkat kompetensi peserta didik disediakan soal-soal untuk dikerjakan dan secara langsung dapat diketahui skor setelah usai mengerjakan. Modul dan soal yang disediakan dapat diakses oleh peserta didik setelah melakukan registrasi terlebih dahulu. Setiap satu topik materi diadakan ujian secara online dan peserta didik dapat langsung mengetahui jawabannya. Apabila skornya 60 maka dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pembelajaran berikutnya. Apabila skornya dibawah 60 maka dinyatakan tidak lulus dan harus mengulang.Jadi dengan begitu pembelajaran akan menjadi lebih efektif dan pendidik maupun warga belajar tidak susah dalam mengakses berbagai ilmu pengetahuan.

Sejauh ini para lulusan PLS masih belum siap dan mampu dalam menerapkan pembelajaran berbasis TIK disebabkan karena masih minimnya kecakapan mereka dalam mengelola TIK sehingga dalam merealisasikan program mereka masih dikategorikan belum canggih artinya belum berbasis TIK. Akan tetapi untuk mengurangi masalah yang demikian lembaga pendidikan tinggi saat ini telah menerapkan pembelajaran pembelajaran berbasis TIK termasuk untuk program Pendidikan Luar Sekolah, sehingga nantinya para lulusan telah dapat merencanakan, dan melaksanakan program pendidikan berbasis TIK seperti yang dikemukakan pada contoh diatas. Pada dasarnya dalam penerapan setiap program Pendidikan Luar Sekolah dapat pada era teknologi saat  ini haruslah berorientasi pada perkembangan teknologi karena hal ini adalah kebutuhan masyarakat secara keseluruhan.

Sebagai pendidik di PLS kita harus mahir dalam menggunakan TIK dan merancang setiap program dengan berlandaskan kepada fungsi TIK dalam pembelajaran. Dalam pengelolaan program yang telah direncanakan kita harus mempertimbangkan keefektifan program kita dan respon dari pengguna nantinya.

Kesiapan sumber daya manusia dalam pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi untuk program pendidikan luar sekolah haruslah sejalan dengan kemajuan teknologi atau kebutuhan sumber daya manusia tersebut karena kalau tidak pengelolaan program tersebut tidak akan berjalan dengan baik. Namun pengelola program dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi haruslah mempunyai skill atau keahlian khusus dalam perencanaan, pemanfaatan, dan evaluasi sehingga apa yang dicapainya terwujud.

Referensi :

http://audidhanisya.blogspot.co.id/2016/01/makalah-perencanaan-sumber-daya-manusia.html

http://wahyuindahyuliani123.blogspot.co.id/2016/01/hubungan-sumber-daya-manusia-dan.html?m=1

sih.staff.telkomuniversity.ac.id/sumber-daya-manusia-it-dan-kompetensinya/http://ejournal.bsi.ac.id/2016/mengelola-sumber-daya-manusia-dalam-TIK.Html  

6 komentar:

ARTIKEL PENDIDIKAN KELUARGA

Pola Asuh Demokratis Dalam Membentuk Karakter Anak di Era Digital        A.     Latar Belakang Perkembangan teknologi dan informasi saat ini...