Rancangan
dari pemanfaatan produk TIK yang berdasarkan hasil observasi yang sudah
dilakukan oleh kelompok 4 maka produk yang akan kami kembangkan yaitu, Website
Pembelajaran. Pembelajaran berbasis web adalah proses belajar mengajar yang
dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, sehingga sering disebut juga
dengan e-learning. Dengan pembelajaran web ini diharapkan mampu untuk membantu
tutor dan peserta didik untuk mencapai pembelajaran yang maksimal.
Penggunaan
Website Pembelajaran akan sangat mendukung proses tersebut. Apalagi. saat ini
media center yang dilengkapi dengan komputer berbasis jaringan (Internet) telah
menyediakan berbagai aplikasi yang dapat digunakan dalam membantu proses
belajar dan mengajar. Karena internet telah dikembangkan kedalam format grafik
agar tebih mudah digunakan yang dikenal sebagai World Wide Web. Web site dapat
digunakan untuk tujuan instruksional (pembelajaran) dimana para pendidik dan
pembelajar dapat memperoleh informasi dengan mudah melalui link yang mereka
suka.
Sebelumnya
pembuatan website pembelajaran ini menggunakan Google Sites adalah salah satu
produk dari google sebagai tools untuk membuat situs. Pengguna dapat
memanfaatkan Google Sites karena ia mudah dibuat dan dikelola oleh pengguna
awam.
Perkembangan
perancangan produk TIK kelompok kami pada saat ini, sudah dirancang websitenya
menggunakan goggle sites. Dalam website pembelajaran tersebut, terdiri dari :
halaman muka website, kehadiran, tugas, materi, penilaian yang mana itu dibagi
sesuai dengan paket A, B dan C.
Secara
khusus, penggunaan Website pembelajaran (E-Leaming) sebagai media informasi
melalui proses belajar online (menggunakan akses jaringan) dapat membuat siswa
tidak lagi hanya mengakses sumber informasi dari buku teks, tetapi luga dapat
mengakses sumber informasi yang tertetak jauh di luar dinding gedung lembaga.
Peserta didik dapat memperoleh informasi berupa dokumen elektronik untuk
memperkaya studi mereka. Peserta didik secara aktif dapat berpartisipasi karena
belajar online menyediakan interaksi lingkungan belajar interaktif. Peserta
didik mampu berkomunikasi langsung dengan teks, gambar, suara, data, dan
dua-arah audio/video, dan interaksi yang dihasilkan mengubah peran kedua
pendidik dan peserta didik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar